Cara Membaca Laporan Keuangan Paling Efisien Sebelum Investasi Saham

0
4386
Cara Membaca Laporan Keuangan Saham

Setiap investasi pasti memiliki risiko, begitu pula dengan investasi saham. Ada banyak faktor yang membuat investasi semacam ini cukup riskan, mulai dari kesehatan ekonomi, performa, hingga kualitas produk suatu perusahaan. Inilah mengapa ketika memutuskan untuk berinvestasi dalam bentuk saham, dibutuhkan strategi yang tepat agar dapat meminimalisasi risiko yang ada.

Salah satu investor sukses di Indonesia, Lo Kheng Hong pernah berpendapat bahwa seorang investor sebaiknya membeli saham sebuah perusahaan yang labanya besar dan sedang berkembang. Pendapat itu bukan sekadar pepesan kosong. Lo Kheng Hong membuktikan bahwa strateginya tepat.

Sebelum lanjut ke pembahasan tentang cara membaca laporan keuangan saham, mari kita kupas dulu tentang apa itu laporan keuangan.

Mengenal Laporan Keuangan

Untuk mengetahui laporan keuangan sebuah perusahaan, kamu bisa mengunduh laporan keuangan kuartal atau tahunan di situs resmi Bursa Efek Indonesia dengan cara memasukkan kode emiten atau nama perusahaan. Selanjutnya akan keluar laporan keuangan perusahaan berdasarkan periode yang kita inginkan.

Pada dasarnya, laporan keuangan berisi informasi perekonomian suatu perusahaan pada periode tertentu. Dalam laporan tersebut, tercantum hasil yang valid sebab sebelumnya telah diadakan audit. Jadi kita tidak perlu khawatir adanya kesenjangan hasil laporan dengan kondisi nyata perusahaan.

Dalam laporan keuangan, biasanya disebutkan berbagai informasi tentang aset lancar dan tidak lancar (aktiva), serta liabilitas dan ekuitas (pasiva). Dari berbagai informasi tersebut bisa dilihat secara jelas seberapa besar potensi keuangan sebuah perusahaan dan bagaimana risiko kerugiannya.

Inilah mengapa untuk mengetahui laba sebuah perusahaan, dibutuhkan keahlian dalam membaca laporan keuangan. Sebab dari laporan tersebut kita bisa melihat apakah dari segi ekonomi kondisi keuangan suatu perusahaan cukup aman sehingga sahamnya layak dibeli atau tidak.

Cara Membaca Laporan Keuangan Saham

Lalu, bagaimana cara membaca laporan keuangan saham yang tepat? Dikutip dari channel Youtube salah satu investor ternama, Teguh Hidayat, berikut beberapa poin penting dalam membaca sebuah laporan keuangan.

1. Laba Bersih dan Ekuitas Naik

Laba bersih dan ekuitas yang senantiasa bertumbuh merupakan ciri utama bahwa keuangan suatu perusahaan cukup menjanjikan. Jadi hal pertama yang harus diperhatikan ketika membaca laporan keuangan adalah, nilai laba serta potensi ekuitasnya.

2. ROE pada Level 15% atau Lebih

ROE atau return on equity merupakan tingkat pengembalian investasi. Jadi ketika setiap laba menghasilkan untung bersih minimal 15% dalam satu tahun, bisa dipastikan bahwa kondisi ekonomi perusahaan cukup baik. ROE sendiri merupakan indikator paling dasar.

Baca juga: Return on Equity (ROE): Pengertian dan Cara Membacanya

3. Pembayaran Dividen 30 – 40% atau Lebih

Data dividen termasuk salah satu yang penting. Misal, sebuah perusahaan memiliki laba cukup besar tapi sayangnya mereka tidak membayar dividen. Hal ini menunjukkan bahwa perolehan laba yang ditampilkan diragukan kebenarannya. Jika ada pembayaran dividen yang disajikan, pastikan nominalnya sekitar 30 – 40% atau lebih.

4. Utang Usaha Kecil

Setiap perusahaan pasti memiliki utang usaha. Dalam laporan keuangan, utang ini dikenal dengan istilah liabilitas. Untuk mengetahui apakah kondisi keuangan perusahaan berpotensi baik, pastikan utangnya lebih kecil atau maksimal sama dengan nilai ekuitas. Jika tidak, sebaiknya urungkan niatmu untuk berinvestasi.

5. Utang Bank Kecil

Berbeda dengan utang usaha yang nilai pinjaman dan pengembalian sama, utang bank biasanya disertai bunga. Bunga tersebut merupakan beban operasional perusahaan. Jadi semakin besar utang, semakin kecil pula laba bersih suatu perusahaan. Inilah mengapa ketika melihat laporan keuangan, periksa pula sebesar apa utang bank-nya.

6. Saldo Laba Positif

Di bagian ekuitas laporan keuangan terdapat nilai modal disetor, nilai tambahan modal disetor, dan nilai saldo laba. Perusahaan yang potensial biasanya memiliki nilai laba positif dan ketika dijumlahkan nilainya harus lebih besar dibanding total modal disetor. Jika sebaliknya, hindari untuk berinvestasi di perusahaan tersebut.

7. Asset Turn Over (ATO) Besar

Cara membaca laporan keuangan saham selanjutnya adalah mengetahui besar ATO. Untuk mengetahui besaran ATO, gunakan rumus nilai penjualan atau pendapatan dibagi dengan nilai total aset perusahaan. Semakin besar ATO, semakin bagus pula potensi keuangan sebuah perusahaan. Jadi jika ingin berinvestasi, pastikan performa ATO-nya cukup besar dan bagus.

8. Inventory Turn Over Besar

Inventory turn over menunjukkan bahwa suatu perushaan memiliki perputaran ekonomi cepat. Artinya, nilai penjualannya lebih besar dari persediaan. Jika ragu, gunakan rumus nilai pendapatan dibagi nilai persediaan. Angka yang dihasilkan menunjukkan potensi untung ruginya suatu perusahaan.

9. Current Ratio Besar

Perusahaan potensial pasti memiliki aset lancar lebih besar dibandingkan utangnya. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak memiliki risiko gagal bayar dan potensial untuk mendatangkan keuntungan. Tapi jika kondisi yang terjadi berbeda 180 derajat, urungkan niatmu untuk berinvestasi.

10. Margin Laba

Indikator margin laba bagus adalah sekitar 20% untuk manufaktur dan 10% untuk perusahaan dagang distribusi. Jika kurang dari itu, berarti kondisi perusahaan sedang tidak baik. Cara membaca laporan keuangan saham ini melibatkan rumus perhitungan margin laba yaitu nilai laba bersih dibagi pendapatan atau penjualan.

11. Beban Pajak Hanya 25%

Perusahaan potensial juga bisa ditentukan dari beban pajaknya. Semakin kecil beban yang dipikul, semakin bagus kondisi keuangan perusahaan tersebut. Idealnya, hanya ada 25% beban pajak dari total laba usaha sebelum pajak. Jadi saat melihat laporan keuangan, pastikan beban pajaknya tidak lebih dari angka ideal.

12. Laba Komprehensif Tidak Beda dengan Laba Bersih Periode Berjalan

Laba bersih berasal dari operasional perusahaan sedangkan laba komprehensif merupakan beban utang yang tidak berhubungan dengan operasional. Pada laporan keuangan, hal ini memang tidak ditampilkan secara gamblang tetapi bisa kita lihat dan perbandingkan. Jika tertarik berinvestasi, pastikan laba komprehensif suatu perusahaan tidak berbeda dengan laba bersihnya.

13. Laporan Arus Kas Tidak Berbeda dengan Laporan Laba Rugi

Untuk mengetahui hal ini, lihatlah bagian arus kas dan aktivitas operasi. Setelah itu lakukan perbandingan antara laporan arus kas dan laporan laba rugi. Idealnya, nilai kedua poin tersebut tidak jauh berbeda. Pastikan angkanya juga tidak sama, sebab hal ini tidak mungkin terjadi. Jika nilainya beda jauh, sebaiknya kita cari perusahaan lain.

Baca juga: Contoh Laporan Arus Kas Beserta 2 Metode Penyusunannya

14. Neraca Keuangan Sederhana

Memperhatikan sederhana tidaknya sebuah laporan keuangan merupakan cara membaca laporan keuangan saham paling mudah. Jadi ketika ada laporan yang rumit, terlalu bertele-tele, atau bahkan sulit dianalisa. Sebaiknya urungkan niat kita untuk berinvestasi.

15. Hasil Audit Menunjukkan “Wajar”

Dalam setiap laporan keuangan yang ada di situs BEI, pasti di bagian akhirnya terdapat opini dari auditor netral. Jika dilihat sekilas, setiap laporan pasti memiliki kata “wajar.” Tapi bagi beberapa perusahaan, auditor biasanya menambahkan informasi yang menekankan hal atau catatan tertentu. Hal tersebut yang seharusnya jadi patokan kita dalam berinvestasi.

Membaca laporan keuangan memang tidak mudah. Tapi ketika memutuskan terjun di dunia ini, pastikan kita cukup rajin untuk memeriksa setiap laporan keuangan yang akan menjadi objek investasi. Diakui atau tidak, aktivitas ini merupakan salah satu bagian dari usaha yang dilakukan investor untuk memperoleh keuntungan.

Jadi, sudah tahu di mana akan menanamkan modal kita? Semoga ulasan tentang cara membaca laporan keuangan saham di atas bermanfaat.

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

pinjaman modal usaha

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]