Cara Berinvestasi dengan Modal Kecil

0
187
Cara Berinvestasi dengan Modal Kecil

Kegiatan berinvestasi saat ini sudah familiar di tengah masyarakat. Banyaknya akses yang tersedia untuk  mencari informasi dan melakukan investasi membuat kemajuannya sangat pesat. Selain itu, banyak forum-forum untuk bertukar pikiran dan artikel-artikel terkait investasi juga banyak bertebaran di internet. Cukup bermodalkan gawai dan internet, kita bisa melakukan keduanya, bahkan sambil melakukan kegiatan lainnya. Kendati demikian, masih banyak orang yang tidak berani memulai berinvestasi karena terbentur stigma bahwa investasi membutuhkan modal yang besar. Padahal, banyak instrumen investasi yang menawarkan keuntungan yang terbilang prospektif tanpa harus memiliki modal yang banyak.

Sebelum memulai investasi, kamu perlu menentukan tujuan apakah investasi yang dilakukan jangka waktunya panjang atau pendek. Yang kedua, kita juga harus memikirkan risiko. Pemilihan instrumen juga menentukan besar kecilnya risiko yang didapat. Untuk berinvestasi, gunakanlah uang sisa dari kebutuhan utama untuk memperkecil risiko. Meskipun investasi dengan modal kecil, risiko kerugian tetap ada. Terakhir, pilihlah perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi. Kamu harus memperhatikan keadaan ekonomi di sekitar. Contohnya pada saat pandemi, perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata pasti grafiknya menurun. Oleh karenanya, pilihlah perusahaan mengalami kenaikan.

Lebih lanjut, berikut daftar investasi yang bisa kamu lakukan dengan modal kecil:

1.    Emas

Investasi emas adalah salah satu yang paling mudah dan sudah dikenal sejak lama. Untuk memulai emas cukup mudah karena instrument satu ini banyak ditawarkan secara online maupun offline di lembaga keuangan tertentu. Investasi ini tergolong mudah dijalankan karena kamu tidak perlu terus menerus memantau pergerakannya. Selain itu, modal yang diperlukan pun tergolong ringan.

2.    Deposito

Investasi yang satu ini juga populer sejak lama dan cenderung mudah dilakukan. Kamu hanya perlu menyediakan modal kemudian simpan modal tersebut pada produk deposito di bank. Umumnya setiap bank di Indonesia memiliki produk deposito ini. Jika kamu tidak memiliki keahlian khusus dalam berinvestasi, maka yang satu ini mungkin cocok untuk kamu.

3.    Reksadana

Seperti deposito, untuk melakukan investasi reksadana kamu hanya perlu menaruh sejumlah uang sesuai dengan kemampuan finansial mu. Nantinya, uangmu akan dipegang dan dikelola oleh manajer investasi. Reksadana menawarkan suku bunga yang relatif lebih besar dari deposito.

4.    Saham

Saham adalah investasi yang berisiko namun mampu mendatangkan imbal hasil yang besar sesuai prinsip high risk high return.  Menginvestasikan uang pada saham sebetulnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan, namun memang kamu harus mempelajari terlebih dahulu.

5.    P2P Lending

Dengan perkembangan dunia finansial yang begitu pesat, hadirlah pendanaan online P2P Lending. P2P merupakan platform pengembangan dana secara online yang mempertemukan antara pemberi modal dan pelaku usaha yang membutuhkan modal. Imbal hasil yang ditawarkan oleh P2P Lending juga terbilang sangat prospektif dengan keuntungan yang terbilang menjanjikan. Dengan mengembangkan dana di P2P Lending, kamu juga turut membantu pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 12% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut