Memahami Tugas Serta Fungsi Seorang Broker

2
5895
Broker Adalah

Pernahkah Anda mendengar tentang broker atau pialang? Secara sederhana, broker adalah perantara. Broker menyediakan layanan perantara di berbagai bidang, seperti mendapatkan pinjaman, pembelian properti, atau berinvestasi. 

Di kehidupan sehari-hari, broker menjadi penghubung bagi penjual dan pembeli. Dalam bisnis, broker identik dengan reseller selaku perantara antara distributor dengan konsumen. Namun, kini istilah broker digunakan secara spesifik pada dunia investasi. 

Broker Adalah Perantara Penting?

Broker merupakan istilah yang merujuk pada seseorang atau perusahaan yang tugasnya menjembatani transaksi antara investor dengan pasar modal. Berbeda dengan pasar perdagangan barang yang tidak mengharuskan adanya broker, dalam pasar modal keberadaan broker sangat penting dan diperlukan. 

Pasalnya, tidak sembarang orang dapat melakukan transaksi langsung di pasar modal. Dengan kata lain, broker adalah perantara yang memudahkan investor melakukan transaksi. 

Tugas dan Tanggung Jawab Broker

Broker bertugas membangun dan memelihara hubungan dengan pelanggan, melaksanakan penjualan, dan menyelesaikan tugas administratif, seperti mempersiapkan dokumen. Broker juga bertanggung jawab untuk menjaga kepuasan pelanggan. Singkatnya, layanan pelanggan merupakan komponen penting dari pekerjaan broker. 

Agar lebih jelas, simak tugas broker berikut ini. 

  • Melakukan Transaksi

Pada dasarnya, tugas utama seorang pialang adalah menjembatani dan bertanggung jawab terhadap seluruh pelaksanaan transaksi yang terjadi antara investor dengan pasar modal. Transaksi yang dilakukan, mulai dari penjualan hingga pembelian harus sesuai perintah investor. 

Setelah menyelesaikan kesepakatan, broker bertanggung jawab mempersiapkan dan melengkapi dokumen yang diperlukan untuk penjualan. Agar seluruh proses tersebut berjalan lancar, sangat penting bagi broker untuk melakukan interaksi secara rutin dengan investor.

  • Analisis Pasar Modal

Tugas broker selanjutnya adalah menganalisis pasar modal kemudian memberikan saran terbaik pada investor. Agar mendapatkan keuntungan maksimal dan meminimalisasi kegagalan, broker harus cermat dan pandai dalam memahami situasi pasar. 

Tanpa kemampuan tersebut, proses analisis pasar tidak akan berjalan lancar padahal ini sangat penting karena memengaruhi keuntungan ataupun kerugian yang akan dialami oleh investor. 

Sebenarnya, analisis yang dilakukan broker tidak terpatok pada situasi pasar modal saja. Broker harus memiliki pengetahuan mendalam tentang produk dan layanan perusahaan sehingga mampu menjawab pertanyaan pelanggan sekaligus memberi masukan dan bimbingan mengenai produk atau layanan yang sesuai.  

  • Menjaga Hubungan Dengan Pelanggan

Memberikan layanan pelanggan merupakan tugas dasar broker. Broker bertanggung jawab untuk menjaga hubungan baik dengan melakukan penilaian terhadap kebutuhan pelanggan, mengidentifikasi masalah, merekomendasikan solusi, dan menindaklanjutinya. 

Selain tugas di atas, broker juga bertugas:

  • Menegosiasikan dan menutup kesepakatan dengan pelanggan.
  • Menganalisis data dan tren pasar.
  • Menjaring pelanggan potensial.

Fungsi Broker

Fungsi utama broker adalah menyelesaikan masalah pelanggan dengan biaya tertentu denga bertindak sebagai perantara atau penghubung. Broker juga bertanggung jawab dalam menjalankan transaksi jual ataupun beli yang diperintahkan oleh pelanggan. Sementara fungsi sekundernya adalah memberikan informasi mengenai situasi yang terjadi di pasar modal atau hal terkait lainnya.

Dalam pasar modal, broker berfungsi memberikan rekomendasi terbaik terkait saham kepada investor. Rekomendasi yang diberikan harus berdasar pada analisis saham, situasi ekonomi, dan reputasi perusahaan. Hal ini dilakukan untuk melindungi investor dari risiko kerugian sekaligus mengedukasi pemula yang tengah mempelajari seluk beluk investasi. 

Broker juga melakukan perdagangan di pasar keuangan, memberikan informasi mengenai kuotasi dan mekanisme perdagangan, memberikan masukan, mediasi, melindungi data pelanggan, serta melakukan hal teknik untuk melancarkan transaksi di bursa. 

Baca juga: 5 Cara Memulai Investasi Saham Untuk Pemula

Jenis Broker

Berdasarkan jenis kliennya, broker dibedakan menjadi dua jenis, yakni Retail Broker (klien individu) dan Insitutional Broker (klien institusi atau perusahaan). Sementara berdasarkan layanan, terdapat empat jenis broker, yakni:

  • Full Service Broker – Memberikan informasi, laporan, analisis, dan menjalankan perintah penuh sesuai keinginan investor. 
  • Deep Discount Broker – Hanya melakukan perintah jual dan beli serta memelihara rekening milik pelanggan.
  • Discount Broker – Memberikan informasi dan rekomendasi analisis terkait pasar saham dan melakukan jual beli saham.
  • Online Broker – Menyediakan jasa melalui sistem pelayanan online.

Demikianlah informasi mengenai broker yang perlu Anda ketahui. Mengingat broker adalah perantara yang memudahkan kegiatan bisnis maupun investasi, Anda tak perlu ragu memulai investasi menguntungkan untuk masa depan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

2 COMMENTS

Comments are closed.