Arti AUM (Asset Under Management) dalam Reksa Dana

1
15730
AUM Adalah

Reksa dana termasuk instrumen pilihan masyarakat yang tertarik melakukan diversifikasi investasi. Sebagai investor, kamu bisa mengandalkan pertolongan manajer investasi guna mengelola dana, berapa pun besaran dana tersebut. Maka, memilih manajer investasi yang tepat itu penting dalam memulai reksa dana.

AUM adalah salah satu kriteria pemilihan manajer investasi yang perlu diperhatikan. Secara singkat, AUM menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat pada manajer investasi. Bagaimana bisa berlaku demikian? Mari simak ulasan berikut.

Pengertian AUM

AUM adalah Asset Under Management, yaitu total nilai pasar yang diperoleh ketika para investor memercayakan seluruh investasinya kepada manajer investasi. Masing-masing perusahaan punya definisi maupun formula perhitungan AUM berbeda-beda. 

Umumnya, sebagian manajer investasi menambahkan uang tunai, nominal tabungan di bank, serta total portofolio investasi saat menghitung total AUM. Di sisi lain, ada pula manajer investasi yang tidak menambahkan komponen uang tunai dan tabungan bank. Alasannya, kedua komponen itu dinilai kurang mampu memberi return tinggi bagi investor.  

AUM kerap berperan sebagai salah satu aspek evaluasi suatu perusahaan. Dari nilai AUM, investor bisa mempertimbangkan seperti apa kualitas dan kinerja manajemen dengan memantau pertumbuhan dan tingginya nilai AUM. Selain reksa dana, beberapa institusi finansial lain juga memakai indikator AUM, yaitu manajer investasi perorangan, perusahaan broker, dan venture capital. 

Namun, kamu perlu mencatat bahwa penerapan AUM sebagai indikator ukuran dana terbilang luas. Setidaknya, AUM bisa merujuk pada dua aspek, yaitu total aset yang dikelola bagi klien tertentu atau total aset yang dikelola untuk seluruh klien. 

AUM dan Reksa Dana

Sebagian kalangan kadang menyebut nama lain AUM adalah Nilai Aktiva Bersih atau NAB. Padahal, kedua istilah itu bisa punya arti berbeda. Total dana yang dikelola manajer investasi boleh disebut AUM, tetapi belum tentu bisa diistilahkan sebagai NAB. 

NAB lebih merujuk pada gambaran harga satu produk reksa dana, sementara AUM menghitung total semua produk reksa dana yang dikelola satu perusahaan tersebut. Perlu kamu garis bawahi, baik AUM maupun NAB bukan harga reksa dana sebenarnya. Kamu tidak bisa beranggapan harga reksa dana terlalu mahal karena nilai AUM tinggi dan berlaku sebaliknya. 

Namun, AUM berperan penting bagi investor karena dua alasan. Pertama, investor perlu tahu bagaimana transparansi kinerja manajer investasi selama ini. AUM bukan sekadar dipakai untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam berkompetisi dengan sesama perusahaan manajemen investasi. Lebih dari itu, investor butuh nilai AUM yang akurat dan disampaikan secara jujur guna mengevaluasi kinerja manajer aset sejauh ini.

Kedua, investor harus mengenali bagaimana perusahaan manajemen investasi melakukan perhitungan AUM. Hal tersebut dilatarbelakangi banyaknya perusahaan yang cenderung membebankan biaya manajemen dengan nilai sama seperti persentase tetap AUM tersebut. 

Baca juga: Ini 4 Jenis Reksadana Beserta Jangka Waktu dan Risikonya!

Investor umumnya menempatkan AUM sebagai cara mudah menilai popularitas dan kinerja suatu manajer investasi. Semakin banyak investor yang telah berinvestasi pada suatu reksa dana, semakin yakin bahwa reksa dana itu punya manajer investasi dengan reputasi bagus. Meskipun begitu, AUM bukan satu-satunya faktor mutlak yang mendorongmu mengambil investasi reksa dana atau tidak.

Beberapa faktor berikut bisa jadi pertimbangan sebelum pilih reksa dana.

  • Umur reksa dana

Kalau sudah berumur minimal 5 tahun, kamu bisa berinvestasi pada reksa dana tersebut. Pada dasarnya, pasar modal bersifat siklus, ada saat naik dan turun. Ketika sebuah produk reksa dana sudah mampu melewati kedua masa itu dengan mulus, boleh dibilang produk itu cukup tahan banting.

  • Rasio return dan risk

Ingat, investasi harus dilakukan dengan prinsip “high risk, high return.” Alih-alih memperhatikan besaran keuntungan, cari tahu mana reksa dana yang menawarkan rasio return dan risk dengan nilai masuk akal. 

  • Akses pembelian reksa dana

Proses pembelian reksa dana mudah akan mendorong kamu bersemangat investasi rutin setiap bulan. Contoh, pembelian secara online tentu lebih praktis ketimbang harus datang ke manajer investasi langsung. 

  • Besaran management fee 

Jangan ragu menanyakan berapa besaran management fee yang dibebankan manajer investasi. Bagaimanapun juga, nominal fee yang besar akan mengurangi keuntungan reksa dana. Silakan bandingkan fee dari beberapa manajer investasi dengan kelas sama. Keuntungan tinggi suatu reksa dana tidak berarti banyak jika kamu harus menanggung fee tinggi. 

Sekarang kamu sudah memahami, AUM adalah salah satu kriteria memilih reksa dana yang perlu dipertimbangkan selain 4 kriteria lainnya. Berminat mencoba investasi reksa dana dalam waktu dekat? 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

1 COMMENT

Comments are closed.