Fungsi dan Manfaat Asuransi Kredit Pada P2P Lending

1
772
Asuransi Kredit P2P Lending

Meski belum tersedia secara luas, ternyata produk asuransi kredit P2P lending memberikan banyak manfaat bagi borrower. Sebab, asuransi ini dapat melindungi dan menekan risiko gagal bayar yang mungkin akan dialami borrower.

Seperti yang kita tahu bahwa saat ini banyak kasus terkait borrower gagal bayar pinjaman di fintech lending. Selain akan merugikan borrower, gagal bayar juga akan merugikan orang di sekitarnya.

Oleh sebab itu, menggunakan layanan asuransi kredit merupakan solusi untuk mengatasinya. Untuk mengetahui lebih detail mengenai asuransi kredit, simak selengkapnya berikut.

Apa itu Asuransi Kredit?

Sederhananya, asuransi kredit adalah proteksi untuk menekan risiko gagal bayar dengan jaminan dana 99% dari tunggakan pokoknya. Produk ini dikhususkan untuk borrower yang memiliki pinjaman pada pihak legal.

Menurut OJK, asuransi kredit akan memberikan perlindungan dan menjamin tertanggung saat meninggal atau cacat permanen sehingga tidak mampu melunasi kredit. Nantinya, perusahaan kredit harus melunasi pinjaman tertanggung.

Dengan begitu, pihak lain seperti keluarga tidak terbebani untuk melunasi kredit tersebut.  Sebab, biasanya saat mengajukan kredit Anda harus memilih pihak lain yang bertanggung jawab jika sudah tidak mampu membayar.

Tapi jika jumlah kredit lebih besar dari klaim asuransi, maka tertanggung wajib melunasi sisanya. Oleh sebab itu, saat memilih produk asuransi kredit Anda perlu memperhitungkan jumlah klaim dan kredit.

Anda dapat mengajukan asuransi ini untuk berbagai jenis kredit pinjaman fintech. Misalnya saja pinjaman ke bank, pinjaman online, dan yang paling populer saat ini adalah P2P lending dengan jaminan.

Tips Sebelum Membeli Asuransi Kredit

Sebelum Anda membeli produk asuransi kredit sebaiknya memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar Anda bisa mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya.

Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari ketentuan yang tidak sesuai dengan keinginan. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini banyak sekali orang yang hanya ikut-ikutan dalam menggunakan produk keuangan.

Akibatnya, mereka merasa dirugikan jika hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Oleh sebab itu, kami akan memberikan tipsnya berikut ini:

  • Pilih perusahaan profesional dan memiliki tingkat kepercayaan tinggi dari nasabahnya. Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu dari internet atau sumber lain yang kredibel.
  • Pastikan Anda hanya memilih perusahaan asuransi yang memiliki sertifikat SPPA dan data di dalamnya sesuai dengan kondisi perusahaan sebenarnya.
  • Baca kontrak polis asuransi dengan seksama dan detail. Jika ada yang kurang jelas dan tidak memahaminya, maka bisa bertanya kepada perusahaan asuransi.
  • Perhatikan syarat dan ketentuan asuransi. Pastikan syarat dan ketentuannya tidak ada yang menyalahi hukum dan juga tidak merugikan Anda selaku nasabahnya.
  • Perhatikan nominal yang bisa Anda klaim, apakah kira-kira mencukupi total kredit atau tidak. Jika tidak, maka pastikan Anda mampu untuk membayar kredit yang tidak dibayar oleh asuransi.
  • Perhatikan jenis penutupannya, apakah per polis atau open cover.

Manfaat Asuransi Kredit untuk P2P Lending

Produk asuransi kredit bukan hal yang asing lagi untuk beberapa jenis kegiatan pinjam meminjam. Misalnya saja saat kredit rumah, kendaraan, bank, dan kredit usaha rakyat.

Tapi, masih cukup jarang untuk jenis pinjaman P2P. Padahal, asuransi kredit memiliki banyak manfaat bagi Anda yang memiliki kredit di P2P lending.

Sebab, asuransi ini dapat membantu Anda dalam meng-cover kredit di kondisi tertentu. Sehingga, Anda bisa menghindari risiko gagal bayar kepada platform penyedia kredit.

Setidaknya ada tiga manfaat yang akan Anda peroleh dari asuransi kredit untuk P2P lending, di antaranya adalah:

1. Memberikan Kepastian

Manfaat pertama yang akan Anda rasakan tentunya kepastian bahwa kredit akan lunas saat mengalami kondisi gagal bayar. Sebab, nantinya ada pihak asuransi yang akan melunasi hutang tersebut dengan beberapa ketentuan.

Beberapa kondisi yang menyebabkan borrower gagal bayar di antaranya adalah:

  • Borrower meninggal dunia karena kecelakaan.
  • Meninggal dunia karena sakit.
  • Cacat fisik permanen karena kecelakaan yang membuatnya tidak mampu melanjutkan kewajiban membayar kredit P2P lending.
  • Borrower mengalami PHK (pemutusan hubungan kerja) sehingga tidak ada lagi sumber penghasilan untuk melunasi kredit.
  • Borrower tidak melaksanakan kewajibannya dalam membayar tagihan lending tanpa sebab yang menyebabkan fasilitas kredit bermasalah. Penyebab ini yang paling banyak terjadi di masyarakat.

2. Memperluas Akses Pembiayaan

Kebanyakan orang hanya memiliki sumber pembiayaan kredit dari penghasilan pribadinya, baik dari gaji maupun keuntungan bisnis. Padahal, bisa saja sumber pembiayaan tersebut bermasalah atau terhenti.

Oleh sebab itu, saat mengajukan pinjaman ke P2P lending pastikan Anda menyiapkan sumber pembiayaan lainnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan produk asuransi kredit.

Dengan menggunakan produk asuransi kredit, Anda sebagai borrower P2P lending akan mendapat akses ke sumber pembiayaan yang luas. Artinya adalah pembiayaan tidak hanya dari penghasilan Anda saja.

Hal ini tentunya semakin memudahkan untuk melunasi kredit. Selain itu, pihak pemberi kredit juga akan lebih percaya saat memberikan pinjaman kepada Anda.

3. Mengurangi Risko

Manfaat berikutnya dari asuransi kredit adalah mengurangi risiko gagal bayar seperti yang sudah kami singgung sebelumnya. Sebab, saat gagal bayar biasanya kerugian yang Anda tanggung akan lebih besar dari jumlah kredit.

Jika Anda melakukan pinjaman P2P lending Indonesia dengan jaminan, maka pemberi pinjaman akan mengambil jaminan tersebut. Atau risiko terburuknya adalah pihak pemberi pinjaman akan memproses secara hukum.

Tantangan Asuransi Kredit

Fungsi asuransi kredit untuk membiayai pinjaman borrower memang sangat membantu. Hanya saja ada banyak tantangan yang menjadi pertimbangan perusahaan ketika hendak memberikan asuransi kredit.

Khususnya untuk P2P lending, di mana perusahaan asuransi harus memiliki pengelolaan risiko yang tinggi. Sebab hingga saat ini kebanyakan perusahaan asuransi masih menggunakan proses screening dalam mengenali customer.

Hal ini membuat perusahaan tidak mampu mengetahui customer lebih dalam. Selain itu, penilaian kelayakan kredit juga belum belum dilengkapi dengan data lengkap dan komprehensif.

Sebagian besar perusahaan asuransi hanya menilai kelayakan kredit dari integrasi data saja. Padahal, integrasi data untuk target P2P lending belum tentu optimal. Di borrower merupakan pelaku UKM dan UMKM.

Bahkan, penyedia pinjaman P2P lending juga memberikan akses pinjaman kepada golongan unbanked. Dengan begitu, data-data perbankan yang sangat penting tidak tersedia sebagai bahan pertimbangan.

Risiko borrower menjadikan asuransi kredit sebagai bumper terakhir dalam pelunasan pinjaman. Hal ini yang membuat perusahaan asuransi harus lebih berhati-hati dalam memilih nasabah.

Cara penagihan P2P lending juga menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan asuransi. Sebab jika cara penagihannya kurang baik akan terjadi tunggakan menumpuk dari borrower.

Hal ini menyebabkan tingkat keberhasilan platform rendah dan menurunkan minat investor untuk memberikan modal. Artinya, platform akan terancam rugi dan borrower enggan membayar kreditnya.

Tantangan di atas yang menyebabkan tidak semua platform menyediakan jasa asuransi kredit. Hanya beberapa platform terpercaya saja yang memiliki pilihan asuransi untuk borrower.

Agar semua platform dan produk P2P lending bisa diasuransikan, maka perlu adanya pembenahan sistem. Baik bagi perusahaan penyedia asuransi, maupun perusahaan penyedia platform pinjaman.Produk asuransi kredit P2P lending memang sangat bermanfaat bagi borrower. Sebab, dengan adanya asuransi ini akan mengurangi risiko borrower yang gagal bayar karena berbagai kondisi.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

1 COMMENT

Comments are closed.