Ini Alasan Mengapa Penting Untuk Mempersiapkan Anggaran Biaya

0
2088
Anggaran Biaya

Saat merencanakan sesuatu terutama rencana pembelian, pembangunan maupun lainnya biasanya hal pertama yang terpikir dalam benak kita yang pertama adalah terkait berapa banyak dana yang akan dikeluarkan. Oleh karena itu, anggaran biaya adalah hal penting dan utama yang akan selalu dipikirkan.

Bagi sebagian orang kadang anggaran biaya dalam sebuah rencana kadang kali menjadi hal kedua atau ketiga setelah ide. Tetapi, sebagian lainnya juga menganggap anggaran biaya pada sebuah rencana adalah hal yang nomor satu saat orang akan membeli sebuah barang. Jadi, sebenarnya sepenting apa sih anggaran biaya dalam sebuah rencana?

Pentingnya Anggaran Biaya!

Seperti yang sudah kita bahas di atas bahwa anggaran biasanya digunakan untuk mengetahui sebuah rencana awal biaya yang akan dikeluarkan untuk melakukan pembelian maupun biaya pada proyek bisnis atau usaha tertentu. Adanya anggaran ini, diharapkan ide atau proses yang sudah dimulai dapat berjalan dengan lebih lancar. 

Di atas kita juga sudah menyinggung sedikit terkait tujuan dari anggaran biaya itu sendiri. Secara lebih lengkap tujuan yang bisa didapatkan kita kamu dapat mempersiapkan anggaran seperti di bawah ini:

  • Anggaran biaya dapat digunakan sebagai alat ukur untuk semua pihak ketika melakukan perencanaan keuangan dalam pembelian barang maupun sebuah proyek.
  • Untuk melihat seberapa besar biaya yang dihabiskan oleh suatu perusahaan pada pembangunan proyek.
  • Dapat dijadikan sebagai satu alat acuan bagi otoritas keuangan.
  • Sebagai alat ukur pencapaian target perusahaan.

Untuk membuatnya, kamu dapat memanfaatkan Ms. Excel untuk mempermudah perhitungan-perhitungan yang kompleks dengan menggunakan rumus di dalamnya. Tetapi, apabila kamu ingin lebih cepat dan dibantu pihak ketiga juga sudah banyak yang menyediakan jasa ini.

Tahapan Pembuatan Rancangan Anggaran Biaya dengan Menggunakan Excel

Pembuatan rencana anggaran biaya ini dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa cara salah satunya adalah menggunakan Excel. Selain gratis alasan lain dapat memanfaatkan Excel ini adalah adanya rumus-rumus lengkap di dalamnya. Hal tersebut tentu akan sangat berguna untuk meminimalisir kesalahan yang dapat timbul dibandingkan menggunakan perhitungan yang manual.

Langsung saja di bawah ini beberapa tahapan pembuatan RAB menggunakan Excel:

  • Persiapkan Gambar Kerja

Gambar kerja yang dibuat oleh seorang arsitek tentunya akan memiliki manfaat untuk proyek yang sedang dijalankan. Sama halnya seperti Izin Mendirikan Bangunan atau IMB, pembantuan Surat Kontrak Kerja (SPK) dan juga pembuatan RAB. 

Gambar dari sebuah pekerjaan juga diperlukan untuk menentukan dari jenis pekerjaan itu sendiri mulai dari spesifikasinya serta ukuran material bangunan. Gambar kerja juga dapat dijadikan pijakan dalam penentuan jenis pekerjaan yang akan dihitung dalam pembuatan RAB. 

  • Melakukan Perhitungan Pada Volume  Pekerjaan

Langkah selanjutnya adalah melakukan perhitungan terhadap perhitungan volume pekerjaan. Penghitungan ini bertujuan untuk menghitung banyaknya volume pekerjaan dalam setiap material. Hitungan ini juga digunakan untuk dapat menetapkan jumlah biaya pekerjaan. Satuan yang digunakan ini akan mengikuti sesuai dengan dimensi benda. 

  • Menentukan Harga Satuan dari Sebuah Pekerjaan

Harga satuan pekerjaan ini juga dapat dipisahkan menjadi harga upah dan juga material yang dibutuhkan. Mulai dari memasukkan harga sesuai dengan harga yang berlaku di daerah tempat kamu tinggal. 

  • Menghitung Jumlah Biaya Pekerjaan

Biaya pekerjaan merupakan upah yang harus dibayarkan per setiap pekerjaan pada satuan volume, luas maupun material. Cara perhitungannya juga adalah dengan melakukan perhitungan satuannya.

Seperti contoh, pekerjaan pembuatan pondasi batu kali. Pada pondasi tersebut memiliki volume 10 meter persegi, biaya pekerjaan setiap kubiknya adalah Rp400 ribu, maka biaya pekerjaan pembuatan pondasi tersebut adalah 10 x 400.000 = 4.000.000.

Baca juga: Konsep Biaya Modal dan Contoh Perhitungannya

  • Rekapitulasi

Langkah terakhir adalah membuat RAB dimana pada langkah ini adalah melakukan rekapitulasi seluruh perhitungan yang telah dibuat. Rekapitulasi ini merupakan jumlah total dari setiap sub pekerjaan, seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan pondasi maupun pekerjaan lainnya.

Setiap pekerjaan kemudian dijumlahkan sehingga didapatkan jumlah total biaya pekerjaan. Jangan lupa di dalam perhitungan biaya tersebut, kamu juga dapat menambahkan biaya lainnya serta biaya pajak.

Jadi, bagaimana sekarang sudah mengetahui bukan pentingnya anggaran biaya dalam setiap perencanaan? Jika ternyata rencana yang dibuat diluar dari anggaran biaya yang ada, maka kamu dapat mencoba untuk mengajukan pinjaman untuk dapat merealisasikan rencana tersebut.

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]