5 Langkah Menghemat Pengeluaran

0
832

Minimnya kesadaran untuk mengelola keuangan atau enggan untuk berhemat terkadang menjadi hal yang sulit bagi kebanyakan orang. Alhasil pendapatan seakan tak pernah mencukupi hingga akhir bulan. Bahkan menghemat terkadang hanya menjadi sebuah angan yang tak jua menjadi nyata dan catatan berhemat pun hanya menjadi sebuah kenangan.

Belum lagi, jika Sobat tidak paham dalam membuat anggaran untuk berbagai kebutuhan, membuat perencanaan keuangan, dan menentukan tujuan keuangan.

Sobat, seberapa pun besarnya pendapatan bulanan yang dimiliki akan terus terasa tak cukup jika tidak dibarengi dengan pengelolaan keuangan yang baik. Mulai dari sekian banyak masalah keuangan yang selalu Sobat alami, cara mengatasinya sebenarnya sederhana, yakni belajar untuk menghemat pengeluaran bulanan.

Dengan menghemat pengeluaran bulanan, itu artinya Sobat memiliki sisa margin dari pendapatan yang Sobat dapat rutin setiap bulannya, dan sisanya bisa Sobat manfaatkan untuk memenuhi segala kebutuhan di kemudian hari.

Berikut beberapa cara menghemat pengeluaran yang bisa Sobat terapkan sekarang juga.

1. Catat Secara Rinci Pengeluaran Wajib
Agar pola hidup hemat bisa terealisasi, hal yang pertama dilakukan saat menerima pendapatan bulanan atau bahkan beberapa hari sebelum menerima gaji adalah mencatat rincian pengeluaran wajib tiap bulannya, jika terlalu ribet untuk mengingat, Sobat bisa mulai mencatat pengeluaran pada bulan ini. Misalnya seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit mobil, listrik, air dan cicilan lainnya tetap dibayar tepat waktu.

Selama dana mencukupi, usahakan jangan pernah menunggak cicilan untuk menghindari penumpukan pengeluaran bahkan terkena bunga denda yang akhirnya akan merusak BI (Bank Indonesia) Checking atau yang sekarang dikenal sebagai SLIK – OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan – Otoritas Jasa Keuangan). Pengeluaran wajib ini termasuk dalam persentase pengeluaran bulanan yang perlu diperhatikan setiap bulannya.

2. Membuat Anggaran Belanja Bulanan
Sobat, coba deh mulai membuat anggaran untuk berbagai kebutuhan keuangan dalam satu bulan penuh. Tentukan berapa nominal uang yang dibutuhkan untuk belanja bulanan. Setelah anggaran ditetapkan, Sobat bisa memfokuskan anggaran tersebut khusus untuk memenuhi kebutuhan bulanan, tidak lebih dan tidak kurang.

Dengan anggaran bulanan yang ketat, artinya Sobat bisa terpacu untuk fokus pada pemenuhan kebutuhan yang ditetapkan sesuai anggaran hingga akhirnya bisa menghemat pengeluaran bulanan. Pembelian bahan-bahan pokok, obat-obatan dan sabun cuci termasuk dalam rincian belanja tersebut. Nah, karena masih dalam masa pandemi Covid-19 tidak ada salahnya untuk memasukkan anggaran membeli masker.

Sobat, catatan ini wajib dibawa saat berbelanja lalu terapkan disiplin ketat membeli barang yang ada dalam catatan ya. Jikalau ada barang diskon dan ingin membelinya, pastikan sebagai pengganti barang yang ada dalam catatan bukan menjadi tambahan belanja.

3. Usahakan Memasak Sendiri
Era New Normal dengan tetap menjaga jarak sebenarnya bisa menjadi gaya hidup baru yang sangat menguntungkan bila ingin berhemat. Karena dengan menerapkan physical distancing bisa menggiring Sobat untuk tidak membeli makanan siap saji atau ke luar rumah. Maka, alangkah baiknya membeli bahan-bahan pokok yang bisa diolah menjadi makanan yang Sobat ingin makan, selain kebersihan makanan terjamin tetapi juga Sobat bisa berkreasi. Ingat! Kita perlu beradaptasi dengan situasi sulit yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

Baca Juga:
Gajian, Enaknya Dialokasikan Kemana Saja?
Cara Mudah Kembangkan Dana di P2P Lending
Kenali Fintech P2P Lending Berizin dan Terdaftar di OJK

4. Buat Rekening Terpisah
Agar uang yang dikelola berhasil disisihkan dan ‘aman’ keberadaannya, buatlah rekening terpisah dan tabung ke dalamnya. Bila perlu tanpa kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bahkan mobile banking.

Uang tersebut nantinya bisa Sobat gunakan sebagai dana darurat atau dana utama untuk memenuhi berbagai tujuan finansial di masa mendatang. Namun, perlu dipertimbangkan juga dalam memilih perbankan, seperti biaya administrasi per bulan atau bisa tanyakan apakah ada fasilitas tanpa biaya admin? Karena biasanya ada perbankan yang menawarkan fasilitas tersebut tetapi membebankan saldo minimal yang ‘harus’ mengendap tiap bulannya, serta biaya-biaya lain sebagai pertimbangan.

Hal tersebut perlu dilakukan demi menghindari potongan-potongan yang tak perlu. Berharap dana berkembang tapi malah ludes karena terkuras biaya-biaya.

5. Komitmen
Ingin menghemat pengeluaran terealisasi? Hal yang sangat penting adalah komitmen. Di sini Sobat harus sangat disiplin menerapkan atas apa yang sudah Sobat buat. Karena serapi atau sedetail apapun rencana-rencana dan catatan tersebut dibuat, jika tidak memiliki komitmen atau tidak dilakukan secara disiplin, maka tidak akan bisa menghemat pengeluaran. Meski terasa sulit apalagi bagi pemula, tetapi percayalah ini akan indah pada waktunya.

Sobat, itulah beberapa tips menghemat pengeluaran yang bisa diterapkan. Yuk! mulai belajar untuk hemat dan menyesuaikan diri dengan pendapatan dan keadaan yang terjadi akhir-akhir ini.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.


Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]