5 Kesalahan Umum Saat Membuat CV

1
143
5 Kesalahan Umum Saat Membuat CV

Bagi para job seekers atau pelamar kerja, Curriculum Vitae (CV) adalah hal penting yang harus dipersiapkan. Sebab, melalui CV lah performa seseorang akan dinilai sehingga dengan membacanya rekruter bisa memahami dan menimbang apakah kemampuan dan pengalaman yang dimiliki cocok dengan kebutuhan perusahaan. Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi saat membuat CV yang harus dihindari untuk memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan impian.

1. Typo/kesalahan ejaan

Kesalahan seperti ini sering terjadi dan dapat memberi kesan ceroboh pada diri kita. Tentu kita tidak ingin dilihat sebagai sosok yang ceroboh oleh rekruter. Untuk menghindarinya, periksa CV dengan cermat sebelum kamu mengirim atau mengunggahnya. Pastikan tidak huruf atau tanda baca yang keliru pada dokumen mu. Kamu bisa menggunakan bantuan aplikasi pemeriksa ejaan ataupun meminta bantuan teman untuk memeriksa ejaan di CV mu.

2. Desain yang “tidak biasa”

Dari waktu ke waktu, banyak orang yang membubuhkan foto di lembar CVnya, atau menggunakan font yang sulit dibaca ataupun warna font yang tidak biasa. Hal ini sepertinya tidak perlu dilakukan karena tidak perlu desain yang menonjol untuk menunjukan kinerja yang hebat. Let the words speak for themselves. Kamu cukup memilih font yang terlihat bersih dan pastikan desainnya tidak berantakan. Pada lowongan pekerjaan tertentu terkadang memang dibutuhkan CV dengan desain kreatif, sesuaikan desain CV dengan lowongan pekerjaan yang ada.

3. Kurang spesifik

Ketika rekruter melihat CV mu, mereka perlu tahu apa yang telah kamu capai dalam pekerjaan sebelumnya dan bagaimana relevansi dengan pekerjaan yang kamu lamar. Sajikan informasi yang jelas dan spesifik agar rekruter bisa mendapat gambaran akan tanggung jawab, dan hasil yang kamu capai. Kamu juga bisa melihat informasi karir yang ingin kamu sertakan di CV, seperti apa pernah dan tanggung jawab mu, capaian, dan manfaat jika perusahaan merekrut mu. Pastikan poin-poin ini jelas saat pertama kali kamu membaca CV.

4. Terlalu panjang

Jika kamu menggunakan kata-kata yang terlalu panjang dan kalimat yang rumit di CV, kamu mungkin akan mempersulit rekruter untuk mengetahui apa yang sebenarnya telah kamu capai. Gunakan poin-poin yang sesuai untuk memberikan struktur dan kejelasan pada CV mu. Kamu bisa meringkas apa yang telah kamu tulis dengan lebih padat dan tajam.

5. Informasi kontak yang salah

Tak ada artinya memiliki CV yang bagus dan menarik bagi rekruter jika mereka tidak bisa menghubungi dan menindak lanjutinya. Pastikan email, nomor telepon, dan detail alamat yang kamu cantumkan di CV sudah benar dan selalu perbarui jika ada perubahan.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut